HEARTBLEED
Apa itu Heartbleed?
Perlu
diketahui bahwa Heartbleed bukanlah virus. Heartbleed adalah celah keamanan di
salah satu ekstensi OpenSSL yang disebut Heartbeat. Celah keamanan ini
memungkinkan attacker untuk membaca memory dari server yang diproteksi oleh
OpenSSL. Hasilnya mereka bisa mencuri password, username, dan informasi
sensitif lainnya.
Kapan Heartbleed Pertama Kali
Muncul?
Karena
Heartbleed merupakan bug di ekstensi Heartbeat, maka bug ini muncul ketika
Heartbeat diimplementasikan di OpenSSL. Ekstensi Heartbeat dibuat oleh Dr.
Robin Seggelmann pada tahun 2011. Ekstensi ini kemudian direview oleh Dr.
Stephen N. Henson (salah satu dari empat core developer OpenSSL) yang ternyata
gagal menyadari adanya bug di ekstensi tersebut. Heartbeat pun akhirnya
dijadikan sebagai ekstensi OpenSSL yang aktif secara default dan mulai diadopsi
oleh banyak pengelola website sejak dirilisnya OpenSSL versi 1.0.1 pada 14
Maret 2012.
Seberapa Luas Penyebaran Heartbleed
Setidaknya
2/3 website di dunia menggunakan proteksi OpenSSL, sehingga sebanyak itu pula
penyebarannya. Website besar seperti Google, Gmail, Facebook, Dropbox, Yahoo,
Flickr, Instagram, Pinterest, dan berbagai website populer lainnya juga tidak
terhindarkan dari Heartbleed ini.
Beruntung
sudah mulai banyak pengelola website yang mengupdate OpenSSL di server mereka
sehingga tidak perlu khawatir dengan Heartbleed lagi.
Cara Mengetahui Website yang Terkena
Heartbleed
Dari sisi pengguna
Kamu
bisa melakukan pengecekan dengan menggunakan Heartbleed Test dari Filippo
ataupun dari McAfee.
Masukkan saja URL website yang ingin kamu cek. Jika hasilnya vulnerable maka
website tersebut masih belum kebal terhadap Heartbleed. Kamu juga bisa
menggunakan addon
browser untuk semakin memudahkan melihat apakah website yang kamu
kunjungi sudah kebal terhadap Heartbleed atau belum.
Dari sisi pengelola website
Silahkan
cek versi OpenSSL di server yang kamu gunakan. Jika versi OpenSSL di server
kamu adalah 1.0.1 hingga 1.0.1f, maka server kamu belum kebal terhadap
Heartbleed.
Cara Mengatasi Heartbleed
Bagi pengguna
Beberapa
orang menyarankan kamu untuk segera mengganti password setelah Heartbleed
ditemukan. Hal ini salah dan kurang tepat! Jangan buru-buru mengganti password
sebelum website tersebut kebal terhadap Heartbleed. Jika situs yang kamu
gunakan belum kebal terhadap Heartbleed, tunggu dulu hingga si pengelola
website melakukan patch terhadap OpenSSL di servernya. Setelah situs tersebut
kebal terhadap Heartbleed, barulah ganti password kamu.
Mengganti
password saat situs tersebut belum kebal terhadap Heartbleed cukup berbahaya.
Si attacker masih bisa mencuri lagi detail password baru yang kamu masukkan.
Mereka baru tidak bisa mengambil detail password baru kamu jika OpenSSL di
server situs tersebut sudah di patch oleh pengelolanya.
Solusi
lainnya adalah dengan menggunakan satu password untuk satu situs. Dengan begitu
jika kamu tanpa sengaja menggunakan layanan website yang belum kebal terhadap
Heartbleed, dan si attacker berhasil mengambil detail akun kamu, maka dia tidak
bisa membobol akun kamu di layanan-layanan lainnya. Tentu saja untuk memudahkan
kamu dalam mengingat password, kamu bisa menggunakan Password Manager seperti KeePass maupun LastPass.
Untuk
semakin mengamankan akun kamu, pastikan kamu mengaktifkan Two-Factor
Authentication jika memang fitur tersebut tersedia. Saat ini berbagai situs
besar dan populer sudah menerapkan teknologi ini. Dengan begini attacker tidak
akan bisa bebas keluar masuk ke akun kamu meskipun dia sudah mengantongi
username dan passwordnya.
Bagi Pengelola Situs
Jika
server kamu masih menggunakan OpenSSL 1.0.1 hingga 1.0.1f, segera update
OpenSSL tersebut ke versi 1.01g. Cara mengupdatenya bervariasi tergantung dari
OS apa yang kamu gunakan di server kamu. Jangan lupa juga ingatkan user untuk
mengganti password mereka. Kamu juga bisa “sedikit memaksa” dengan melakukan
reset password semua user. Ini semua demi keamanan pengguna layanan di situs
kamu.
Beberapa Mitos yang Salah Seputar
Heartbleed
- Heartbleed itu virus: Salah. Heartbleed bukanlah virus. Dia adalah bug di ekstensi Heartbeat OpenSSL versi 1.0.1 sampai 1.0.1f
- Segera update antivirus biar kebal Heartbleed: Salah. Update antivirus tidak akan berpengaruh terhadap kebal atau tidaknya PC terhadap Heartbleed. Sekali lagi Heartbleed bukanlah virus dan dia tidak menyebar atau menginfeksi PC kita.
- Jika situs yang kamu gunakan belum kebal terhadap Heartbleed, segera ganti password kamu: Salah. Ganti password kamu setelah situs tersebut di patch dan kebal terhadap Heartbleed. Mengganti password sebelum situs tersebut kebal terhadap Heartbleed sama artinya dengan memberikan kesempatan kepada sang attacker untuk mencuri detail password baru kamu.
Itulah
penjelasan seputar Heartbleed, cara mengatasinya, dan beberapa kabar sesat
mengenainya. Sekali lagi jangan takut komputer kamu terinfeksi Heartbleed
karena Heartbleed bukanlah virus.
Sumber : http://winpoin.com/apa-itu-heartbleed-bagaimana-cara-mengatasinya-dan-kabar-sesat-mengenainya/
Sumber : http://winpoin.com/apa-itu-heartbleed-bagaimana-cara-mengatasinya-dan-kabar-sesat-mengenainya/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar